SehaAmeeraJamil.
calon suami ku...
Wednesday, March 2, 2011, 11:00 PM | 0 comment(s)

بسم الله الرحمن الرحيم

assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh (:


Duhai calon pemilik tulang rusukku

Daku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu. Daku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Daku kan berhijab dengan sempurna dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus..

***

Duhai calon imam dalam solatku

Daku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah, dengan siap daku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu, dengan hadirku sebagai makmum.  InsyaALLAH akan menyempurnakan solat kita.  Dengan deru doamu seiring 'aamiin' dari lisanku.  Dalam hening malam air mataku ini tak henti ku titiskan bercahayakan munajat doa.

***

Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku terpuruk dan jatuh.

Lindungi daku dalam perjalanan hidup kita, ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona, menyembuhkan segala perih dalam jiwamu.

***

Duhai calon pengusap air mataku.

Sungguh engkau takkan rela calon bidadarimu ini menangis, usaplah lembut pipi kemerah-merahan ini agar tak menangis, dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya ketika engkau pulang dari berjihad.

***

Duhai calon ayah dari para mujahid-mujahidah kita.

Daku sebagai madrasah pertama sebagai sumber ilmu dari anak anak kita, kan kutanamkan ilmu agama agar mujahid mujahidah kita takut akan Rabbnya, santun pada kedua orang tuannya, menghormati orang-orang yang lebih tua. Akhlakul karimah yang baik kan kusisipkan dalam prilakunya semenjak kecil.

***

Duhai calon nahkoda yang kan membawa keluargaku ke syurga.

Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya-cahaya iman

***




Daku dalam diam sengaja tak menampakkan diri,  agar engkau benar benar menemukanku dalam cahaya sujudmu.  Daku tak banyak bicara kerana daku takut ketika daku menyapa,  engkau tepesona pada apa yang kuucap.  Daku menunduk malu, tak berani menatap mata binar yang engkau miliki,  karena daku takut dapat memudarkan imanku.  Temukan daku wahai calon imam dalam sujudku.  Daku menunggu lisan qabul darimu.  Yang menyambut ijab dari waliku.  InsyaALLAH, sedia menanti di sini.



source : ::mujahidah::

wassalam